TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Berita

Putri Indahsari Tanjung Berbagi Pengalaman di Talkshow Milenial Kementerian PUPR RI

02/12/2019 - 23:23 | Views: 12.66k
Putri Indahsari Tanjung ikut berbagi pengalaman dalam berinovasi di acara Talkshow Milenial bertajuk Creativity, Innovation and Entrepreneurship yang digelar Kementerian PUPR RI di Jakarta, Senin (2/12/2019). (FOTO: Biro Komunikasi Kementerian PUPR RI)

TIMESJAKARTA, JAKARTA – Staf Khusus (stafsus) Presiden RI dari kalangan milenial Putri Indahsari Tanjung ikut berbagi pengalaman dalam berinovasi di acara Talkshow Milenial bertajuk Creativity, Innovation and Entrepreneurship yang digelar Kementerian PUPR RI di Jakarta, Senin (2/12/2019).

Putri terpilih menjadi Staf Khusus Presiden termuda pada usia 23 tahun karena pengalamannya menjadi motivator dan penggiat kegiatan kreatif kaum milenial sejak umur 15 tahun.

Putri-Indahsari-Tanjung-PUPR-2.jpg

Sebelum menjadi Staf Khusus Presiden, Putri dikenal sebagai enterpreneur dan pendiri Creativepreneur Event Creator yang kerap membuat acara bertemakan anak muda dan kewirausahaan dengan konsep khas milenial.

Dalam talkshow tersebut, Putri mengatakan, generasi milenial harus kreatif, inovatif, dan kolaboratif. Hal tersebut  akan bermuara pada perubahan pola pikir (mindset).

Menurutnya, inovasi merupakan proses yang terus berlanjut dan terus berkembang setiap detiknya di era digital.

"Ada enam langkah kunci inovasi, yakni identifikasi permasalahan (identifiy), mencari alternatif ide (ignite), lalu dipelajari rencana/ide mana yang paling efektif (investigate). Setelah dipelajari dan dipilih, maka harus diikuti dengan investasi (invest) untuk diterapkan (implement), serta kemudian terus dikembangkan (improve)," kata Putri.

Senada dengan pernyataan Putri, Menteri Basuki mengatakan untuk bisa bersaing generasi milenial harus mempunyai pola pikir yang adaptif (agile mindset) untuk mengkomunikasikan secara jelas visi yang ingin dicapai, mengembangkan hasil kerja, dan bertindak sebagai agen perubahan (catalyze change) dalam suatu organisasi.

Tak hanya di dunia kewirausahaan, menurut Menteri Basuki semua langkah inovasi tersebut juga diterapkan dalam pelaksanaan pekerjaan di Kementerian PUPR RI.

"Dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur, juga diawali dengan identifikasi masalah yang berupa usulan. Sebagai contoh di Provinsi NTT dibutuhkan air untuk mendukung ketahanan pangan, maka harus dicari alternatif solusi apakah lewat air tanah, bendungan atau embung. Kita pelajari, pilih metode yang terbaik, lalu baru kita berinvestasi dengan pembangunan dan terus melakukan improvisasi," ujar Menteri Basuki.

Di acara talkshow milenial yang merupakan rangkaian Peringatan Hari Bakti PU ke-74 itu, selain Putri Indahsari Tanjung dan Menteri PUPR RI Basuki Hadi Muljono, hadir jugasejumlah pimpinan tinggi madya dan pratama Kementerian PUPR RI serta ratusan generasi milenial PUPR. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis :
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Copyright © 2019 TIMES Jakarta
Top

search Search