TIMES Indonesia
Building - Inspiring - Positive Thinking
Pendidikan

Masjid Kampus Bisa Berperan dalam mengembangkan Toleransi dan Moderasi agama

14/12/2019 - 21:43 | Views: 4.14k
Sebagian peserta workshop sedang mengikuti paparan narasumber (FOTO: Totok Hidayat/TIMES Indonesia)

TIMESJAKARTA, YOGYAKARTA – Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Ismunandar mengatakan masjid kampus memiliki peran dan andil sebagai pembina dalam mengembangkan toleransi aktif dan moderasi agama.

Peran masjid kampus dalam hal tersebut dinilai bisa mengatasi persoalan karakter masyarakat, khususnya dalam konteks pendidikan karakter.

Hal tersebut disampaikannya saat menjadi Keynote Speaker dalam acara pembukaan Wokrshop Nasional Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) Sabtu (14/12/2019) di gedung KH Ibrahim Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Peran tersebut menurut Ismunandar dapat dibentuk melalui literatur keagamaan dengan mengajarkan pendidikan agama dalam masyarakat majemuk. Bukan dengan saling menghakimi kepercayaan orang lain melalui Pancasila. Karena Pancasila merupakan titik temu antara agama dan demokrasi, melalui prinsip kesetaraan warga negara di depan hukum (citizenship), dan kohesivitas sosial sebagai modal kultural dan modal sosial bangsa Indonesia.

"AMKI memiliki peran dan andil untuk menanamkan karakter yang baik pada mahasiswa". terang Ismunandar

Ketua Umum AMKI Hermawan menjelaskan diselenggarakannya workshop untuk menguatkan revitalisasi fungsi masjid kampus dalam rangka pemberdayaan umat menuju pengokohan ideologi bangsa.

Workshop diikuti 170 peserta dari 90 masjid kampus di Indonesia. Masjid kampus sebagai salah satu lembaga keagamaan memiliki tanggungjawab dalam pembentukan karakter manusia. Jadi harus difungsikan agar bisa memberikan kontribusi dalam menyiapkan kader pemimpin bangsa yang berkarakter. Selain itu, masjid kampus sebagai lembaga dakwah Islam juga memiliki tanggungjawab untuk memberdayakan umat, terutama dalam bidang ekonomi.

"Melalui workshop ini dilakukan koordinasi secara nasional agar fungsi masjid kampus ini bisa lebih kuat, khususnya dalam menyiapkan kader pemimpin bangsa berkarakter patriotik Islami dan pemberdayaan ekonomi umat,” pungkas Hermawan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Jurnalis : Totok Hidayat (MG-199)
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Sofyan Saqi Futaki
Sumber : TIMES Yogyakarta
Copyright © 2019 TIMES Jakarta
Top

search Search